Majalah Ide Bisnis (1)
Interview Majalah Majalah Idebisnis Dengan Surahman Founder Cipta Karya Mandiri www.c-4webdesign.com Edisi Edisi 01 Juni 2010 Kolom Rubrik Tetap
CERMATI PELUANG & TIPUAN BISNIS DUNIA MAYA
Selain menawarkan peluang dan bermanfaat sebagai sarana berbisnis. Wahana internet juga menyimpan banyak kerawanan. Mulai dari penipuan sampai pembobolan rekning bank. Agar terhindar dari kemudaratan kita harus cermat dalam bersikap.
Text / Reporter : Teguh
Ketika bisnis Anda sudah merambah dunia maya, cakupan paparannya tak lagi nasional atau regional, melainkan mendunia. Begitu pula resiko ancaman kejahatannya. Penjahat-penjahat dari seluruh belahan dunia leluasa memata-matai setiap aktifikas financial yang Anda lakukan secara online. Salah ketik, nasib apes siap menjemput. Hanya dalam hitungan detik, para cracker itu mampu merampas kunci pembobol rekening di bank.
Masih ingat inisial EYN, sang pembobol rekening bank yang berhasil dibekuk Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya pada 25 Januari 2010 lalu. EYN hanyalah 1 diantara 1001 pelaku cybercrime yang bergentayangan di dunia maya. Berbekal biodata nasabah, EYN sanggup meraup untung puluhan hingga ratusan juta rupiah via internet.
Jejak kejahatan oknum-oknum seperti EYN dapat ditemukan dalam jaringan dunia maya dalam jumlah sangat banyak. Modus operasi mereka beragam. Tawaran menggiurkan, kabar hadiah yang sangat besar, dan email yang membujuk Anda agar melakukan update account secara mendadak adalah contoh jejak kejahatan tersebut.
MENGENAL MODA OPERASI
“penjahat seperti itu tak pernah menetap dalam sebuah alamat web atau URL (Uniform Resource Locator). Tak sampai sebulan identitas dan URL-nya sudah berganti. Kalau tidak, pasti mudah ditangkap,” papar Surahman, (34) praktisi TI yang merupakan founder dari Cipta Karya Mandiri www.c-4webdesign.com di Jakarta Selatan. Memahami rencana . . .



